Jumat, 12 Februari 2010
Lestari
bila air
sedemikian keras
ciptakan bunyi ricik
bagi telinga kita
baiknya kita
pun berkeras
ciptakan orkestra
demi telinga semesta
Semarang, Peb10
Senin, 08 Februari 2010
Puisi Patah
biar retak
lalu tersentak
biar berserak
tanpa berkerak
hancurkan saja
cinta
yang buatku tergelitik
biarkan diri ciumi sesak
ke arahmu kubergerak
pada(hal) kau yang bukan milik
peb10,semarang
Rabu, 03 Februari 2010
Air Mata Kita
*
Air mata yang terbit di mata kita,
nyatanya tak lahir dari jiwa damai bahagia.
Pada negeri yang terlanjur lapuk oleh kemelaratan,
ia menangis.
Pada negeri yang lelah oleh kebohongan
ia meradang.
Pada negeri yang keadilannya sempoyongan
ia membeku.
Pada negeri yang panas oleh terik jiwa
ia mendidih.
Mana air matamu, wahai.
Mari kita kumpulkan, dalam kantong luka
duka
murka.
Sejatinya, tangis kita untuk mana?
Untuk
yang kehilangan air mata
kerakyatannya.
Peb10.Semarang
Air mata yang terbit di mata kita,
nyatanya tak lahir dari jiwa damai bahagia.
Pada negeri yang terlanjur lapuk oleh kemelaratan,
ia menangis.
Pada negeri yang lelah oleh kebohongan
ia meradang.
Pada negeri yang keadilannya sempoyongan
ia membeku.
Pada negeri yang panas oleh terik jiwa
ia mendidih.
Mana air matamu, wahai.
Mari kita kumpulkan, dalam kantong luka
duka
murka.
Sejatinya, tangis kita untuk mana?
Untuk
yang kehilangan air mata
kerakyatannya.
Peb10.Semarang
Rabu, 20 Januari 2010
Di Malam Tanpa Bintang, Ibu Menangis Tersedu
Bila kuingat betapa aku menyintai lelaki yang membawaku ke masa depan, kuharap seorang anak kan lahir darinya, biar lengkap hidup ini.
Bila kuingat saat benih dari yang kucinta tumbuh di rahimku, hatiku melonjak gembira, keajaiban boleh kualami.
Bila kuingat doa doa jagai janin, kubiarkan rasa rasa aneh jadi keluh yang kusimpan, sambil kujalani senyum atas beban hidup yang tak mudah, karna kekuatan baru kupunyai.
Bila kuingat sembilan bulan lebih kutahan segala rasa ingin tahu, sakit masa persalinan yang memerah, berlalu jadi bahagia tak terkata, lahir tangis kuat bayi.
Bila kuingat betapa aku menyintai bayi mungil yang akan kubawa kepada masa depan, dari padanya sulur harapan lahir dari benakku, betapa lengkap hidup ini.
Dimalam tanpa bintang,
aku menangisi anakku yang hilang dalam peluk.
Dimalam tanpa bintang,
aku menangisi hari hari yang menggila tanpa titik temu.
Dimalam tanpa bintang,
aku menangis, terasa kabur wajah anakku.
Tak ada jejak di dalam angin,
tatap matahari penuh rahasia.
Semua berhenti pada malam tanpa bintang,
meski bertubi tubi pukuli diri.
Haruskah kusiapkan pedang,
tuk meghunus tubuh mereka yang tak mengerti
hati seorang ibu?
Atau
seikat bunga tuk siapkan kehadiran anakku yang entah.
Dimalam tanpa bintang, aku menangis tersedu.
20Jan10,Rebo
untuk para ibu yang anaknya telah diculik oleh hewan yang tak malu menyebut dirinya manusia.
Selasa, 19 Januari 2010
Serupa 'White Crime' Aroma Tubuhmu
serupa tawa. gigigeligi tanpa malu berhambur pamer diri
serupa hati. lidah jiwajiwa bertaut nyaring bercerita ramai
sebentuk kisah kau juga dia selusuri persahabatan
begitu erat menghangat lebihi jabat tangan
serupa tangis. ada rembes air diujung dahan padi
serupa resah. tidurtiduran gelisah mendesah separuh asa
kulihat aku. tunggui setiamu di titian hari
bawa pulang wewangi damai bagi rumah kita
ijinkan aku bermenung sendu
batas kawan berkawan ngertikah kau
berikut sulur siratan aturan itu
kala kau berdansa dengan kaumku
sedang seluruhmu mengikat padaku
adakah serupa sadar tanpa pudar, bisa
kuharap tinggal di ceruk hatimu yang paling sunyi
jejak yang kau tinggal itu pusat segala
kisah hidup anak beranak kita esok
jangan pernah beri aku putih
bila serupa hitam tak kentara
2009
sebuah tepuk di pundak sahabat
Senin, 18 Januari 2010
Kepada Para Penumpang
selamat menyambut hari kusampaikan
pada garis bibir yang tak selalu melengkung sempurna
pada dentum hari yang tak setia berirama
pada binar mata yang tak semua bercahaya
maafkan aku,
atas deru roda yang tak bisa bergulir lembut
atas pencarian diri yang tak pernah usai
harus kukejar meski tak pernah berlari
ijinkan aku mengutip mimpimu, biar
nasib baik jadi punyaku
nikmati sejenak rasa harap membuncah, yah
lalu ikut tertawa meski hati kecut
Jan10,Rebo
Langganan:
Postingan (Atom)